Back to Insights
Project News
September 21, 2026
English / Bahasa Indonesia

FINE's West Kalimantan Kapuas Hulu IFM Project Officially Launches Community Stakeholder Consultation

Proyek IFM Kapuas Hulu Kalimantan Barat Milik FINE Resmi Memulai Konsultasi Pemangku Kepentingan Masyarakat

English

Project Background

In May 2026, FINE officially launched community stakeholder consultations for its Improved Forest Management (IFM) project in Kapuas Hulu Regency, West Kalimantan Province, receiving positive responses and strong support from local forestry authorities.

Stakeholder consultation meeting

In-depth Exchange with BPHL

The project team first visited the Forest and Wood Processing Management Authority (BPHL) of Kapuas Hulu Regency for in-depth discussions with management and technical staff. BPHL highly recognized the IFM project, believing it would promote sustainable forest resource management in the local area, and committed to providing full technical support. Both parties had thorough discussions on the current state of forest resources in the project area, community participation mechanisms, and future cooperation directions.

Group photo with BPHL

Technical Coordination with DLHK

Subsequently, the project team visited the Environment and Forestry Service (DLHK) of West Kalimantan Province for technical coordination with the provincial forestry authority. DLHK highly praised the project's carbon emission reduction potential and ecological conservation value, and expressed willingness to provide necessary support in policy coordination, data sharing, and monitoring evaluation. Both parties also discussed aligning the project with provincial forestry development plans.

Hotel lobby meeting

Community Engagement and Stakeholder Consensus

The smooth progress of these consultations marks an important milestone at the community level for the Kapuas Hulu IFM project. The positive attitude of local forestry authorities lays a solid foundation for subsequent community surveys, baseline monitoring, and carbon credit accounting. FINE will continue to maintain close communication with all parties to ensure the project advances according to international standards with high quality.

Group photo with DLHK

Next Steps

After completing the initial stakeholder consultations, the project team will enter the community survey phase to conduct detailed baseline data collection and community needs assessment. Meanwhile, FINE will work with partners to develop a project implementation timeline and monitoring plan to ensure the scientific validity and verifiability of carbon emission reduction targets.

Bahasa Indonesia

Latar Belakang Proyek

Pada Mei 2026, FINE secara resmi meluncurkan konsultasi pemangku kepentingan masyarakat untuk proyek Improved Forest Management (IFM) di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dan mendapat tanggapan positif serta dukungan penuh dari dinas kehutanan setempat.

Konsultasi di ruang rapat

Pertemuan Mendalam dengan BPHL

Tim proyek pertama kali mengunjungi Balai Pengelolaan Hutan dan Hasil Kayu (BPHL) Kabupaten Kapuas Hulu untuk berdiskusi mendalam dengan pimpinan dan staf teknis. BPHL sangat mengapresiasi proyek IFM ini, menilai bahwa proyek tersebut dapat mendorong pengelolaan sumber daya hutan yang berkelanjutan di wilayah setempat, dan berkomitmen memberikan dukungan penuh di bidang teknis. Kedua belah pihak berdiskusi secara mendalam mengenai kondisi sumber daya hutan di area proyek, mekanisme partisipasi masyarakat, dan arah kerja sama di masa depan.

Foto bersama dengan BPHL

Koordinasi Teknis dengan DLHK

Selanjutnya, tim proyek mengunjungi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat untuk koordinasi teknis dengan dinas kehutanan tingkat provinsi. DLHK memberikan penilaian tinggi terhadap potensi pengurangan emisi karbon dan nilai konservasi ekologi proyek ini, serta menyatakan akan memberikan dukungan yang diperlukan dalam hal koordinasi kebijakan, berbagi data, dan pemantauan evaluasi. Kedua belah pihak juga membahas penyelarasan proyek dengan rencana pembangunan kehutanan tingkat provinsi.

Pertemuan di lobi hotel

Partisipasi Masyarakat dan Kesepakatan Pemangku Kepentingan

Kelancaran konsultasi ini menandai pencapaian penting di tingkat masyarakat untuk proyek IFM Kapuas Hulu. Sikap positif dari dinas kehutanan setempat menjadi landasan yang kokoh bagi survei masyarakat, pemantauan baseline, dan perhitungan kredit karbon selanjutnya. FINE akan terus menjaga komunikasi erat dengan semua pihak untuk memastikan proyek berjalan sesuai standar internasional dengan kualitas tinggi.

Foto bersama dengan DLHK

Rencana Kerja Selanjutnya

Setelah menyelesaikan konsultasi pemangku kepentingan awal, tim proyek akan memasuki tahap survei masyarakat untuk mengumpulkan data baseline secara detail dan menilai kebutuhan masyarakat. Sementara itu, FINE akan bersama mitra menyusun jadwal pelaksanaan dan rencana pemantauan proyek untuk memastikan target pengurangan emisi karbon bersifat ilmiah dan dapat diverifikasi.

Share this article